Alt Title

Dua Puluh Lima Ramadan Mau Pamitan

Dua Puluh Lima Ramadan Mau Pamitan



Dua pilihan di antara pilihan
Ramadan yang sibuk berpamitan
Atau manusia yang rindu pamit
Di akhir menjelang puncak hari kemenangan

_________________________


Penulis Hanif Kristianto

Sastrawan Politik dan Analis berita


KUNTUMCAHAYA.com - Akan ada kata selamat tinggal

Pada Ramadan yang akan berkesudahan

Atau Ramadan betul-betul tak akan kembali

Sebab Ramadan sembab menyaksikan manusia yang tak berbenah diri


Dua pilihan di antara pilihan

Ramadan yang sibuk berpamitan

Atau manusia yang rindu pamit

Di akhir menjelang puncak hari kemenangan


Sebagaimana ujian tulis di sekolahan

Inilah last minute mengisi kekosongan jawaban

Cek kembali target yang telah dituliskan

Periksa ulang jawaban pilihan ganda dan uraian


Perlahan manusia sudah berpamitan

Mohon izin masjid yang selama ini jadi tempat persujudan

Mohon dimaklumi hari raya sibuk memilih sarimbit keluarga

Aneka camilan dan makanan perlu disiapkan untuk dihidangkan


Permisi mau pamitan

Meski ada undangan akbar jemput lailatul qadar

Di antara sibuk dan bingung menentukan skala prioritas

Semoga Ramadan ini memberi bekas


Dalam hati ini belum ada rasa sedih

Meski Ramadan sebentar lagi angkat kaki

Entah sudah angkatan ke berapa?

Kok setelah Ramadan usai diri masih tetap saja?


Pamit

Permit

Amit

Alit []


#puisi #puisihanifk #sastra #sastraindonesia #puisiramadan #ramadhan1444h