Alt Title

Musik dari Palestina yang Mengusik

Musik dari Palestina yang Mengusik

 


Keroncong perut sebab kelaparan menjadi dawai dan gitar

Satu senar dipetik seisi dunia bergidik

______________________________


Penulis Hanif Kristianto 

Sastrawan Politik dan Analis Politik-Media 


KUNTUMCAHAYA.com, PUISI - Deru bomber dari pesawat berawak entitas penjajah

Menjadi iringan musik yang membawa kabar derita

Duar....! Duar...! Duar...!

Bruak...! Bruak...! Bruak...!


Seketika musik dari Palestina mengusik dunia

Rintihan ibu-ibu yang kehilangan keluarga besarnya

Sontak menjadi not-not dalam tangga nada kengerian dunia

Inilah musik asli yang tak perlu diperdebatkan lagi


Penguasa-penguasa muslim masih sibuk musikalisasi

Dalam konser konferensi yang penuh basa-basi

Bukankah mereka memiliki kekuatan dan kekuasaan untuk berbuat lebih?

Dalam mengirimkan pasukan terlatih hingga bantuan hidup yang lebih-lebih


Solusi dua negara itu kamuflase yang sama mengakui penjajah

Tak pantas jika penguasa muslim membiarkan saudara Palestina dalam cengkeraman kekuasaan penjajah

Entitas penjajah itu telah menjadi parasit dan kanker dunia

Cabut ke akarnya hingga selesai masalah asal di sana


Keroncong perut sebab kelaparan menjadi dawai dan gitar

Satu senar dipetik seisi dunia bergidik

Sudah sedemikian kejinya tak berperikemanusiaan juga

Masalah anak bangsa tak kunjung dituntaskan


Gaza mampu memainkan orkestra yang ditonton jutaan manusia

Dunia kini membuka lebar hati nurani atas dasar kemanusiaan

Dunia turut memprotes genosida yang mencerabut ratusan ribu jiwa

Dan dunia pun menyumpah serapah tindakan biadab dan amoral penjajah


Berharap kepada dunia Barat mungkin baru terwujud menjelang kiamat

PBB angkat tangan tak banyak berbuat

Pengadilan dunia tak bisa hukum manusia si penjahat

Cuma satu harapan nyata pada Allah Yang Maha Hebat


Solusi tak boleh sia-sia dan melenakan begitu saja

Solusi perlu matang dan penuh persiapan

Paduan suara rakyat Palestina telah memanggil dunia

Aina antum ya ummatal Islam?


Di mana engkau wahai komandan dan jenderal?

Di mana engkau wahai pemimpin negeri-negeri muslim?

Di mana engkau wahai ulama' yang menyeru kepada Qur'an dan Sunnah?

Dan di mana engkau sembunyikan solusi praktis dan taktis untuk bumi penuh berkah? [SJ] 


#puisi #puisihanifk #sastra #sastraindonesia #stopgenoside #freepalestine