Alt Title

Dialog Sama Nabi (14) : Salah dan Benar Meneladanimu?

Dialog Sama Nabi (14) : Salah dan Benar Meneladanimu?

Meneladanimu tanpa rasa ragu
Salah menurutmu sebab dibimbing wahyu
Benar menurutmu sebab sifat shiddiq, amanah, tablig, dan fathanah
Manut nabi selamat diri ini

__________________________


Penulis Hanif Kristianto

Sastrawan Politik dan Analis Politik-Media



KUNTUMCAHAYA.com, PUISI - Bukan kabar burung untuk terus mengurung
Berkutat pada sebuah amanat dalam meneladani
Benar menurut syariat baik untuk umatnya
Salah menurut syariat buruk untuk umatnya


Terkadang manusia lupa dalam meneladani baginda Nabi

Teringat akan pesan yang menggetarkan

Semua umat Muhammad akan masuk surga

Kecuali yang enggan dan segan


Ah betul juga kenapa enggan?

Padahal tinggal manut dan nurut semua jadi runut

Beriringan dalam bentuk kemauan

Meniti jalan lurus dan tegak lurus bersama syariah Islam


Tiadalah ucapan dan tindakanmu

Berdasar hawa nafsu dan semau-mau 

Manusia pilihan sebagai contoh manusia dalam kehidupan

Perintah apa yang datang dari Rasul maka ambillah dan yang dilarang tinggalkanlah


Dari mana hamba tahu ini salah?

Dari ilmu yang berguna untuk memahami arah keliru

Dari mana hamba tahu ini benar?

Dari pengkajian mendalam akan Islam


Ya Nabi salam 'alaika

Salat saja diperintah seperti engkau mengerjakannya

Ibadah ritual yang vital sebagai bekal

Bukti dan pembeda mana yang beriman dan ingkar


Ya Nabi seperti dalam kehidupan sehari-hari

Rasanya hamba masih jauh cara meneladanimu

Kadang tak perlu rupa untuk bersua

Kadang malas menuntut ilmu sebab kebodohan hamba


Ya Nabi kenapa ya hamba bisa berpikir sedemikian rupa?

Apa sebab pikiran memisahkan agama dari hidup sudah berkarat?

Hingga pemikiran di luar Islam diembat tanpa dibabat

Masih adakah kesempatan bertaubat?


Ya Nabi rindu yang tiada terperih

Ajari hamba cara mencintai dan meneladani tanpa perlu banyak teori

Langsung praktik tanpa sikap jutek

Dan tak ikut-ikutan orang jelek


Meneladanimu tanpa rasa ragu

Salah menurutmu sebab dibimbing wahyu

Benar menurutmu sebab sifat shiddiq, amanah, tablig, dan fathanah

Manut nabi selamat diri ini


Ya Nabi, boleh ya engkau menerima hamba sebagai umatmu

Hamba yang berharap syafaat untuk bisa bermanfaat

Hamba yang berharap bersanding dengan kekasih hati

Karena di penghujung engkau bilang ummati, ummati, dan ummati [By]


#puisi #puisihanifk #sastra #sastraindonesia #nabi #cintanabi #maulidnabi