Anakku Sayang Nyawaku Melayang
Surat PembacaKeluarga adalah institusi terkecil dalam kehidupan
yang dibangun berdasarkan cinta dan kasih sayang, amanah serta saling menghargai
______________________________
KUNTUMCAHAYA.com, SURAT PEMBACA - Salah satu dosen di Universitas Sumatra Utara (USU) bernama Orang Kaya Hasnanda (58 tahun) tewas dibunuh anak kandungnya H (18 tahun). Peristiwa tersebut dilakukan karena pelaku kesal saat korban melakukan tindakan KDRT terhadap ibunya. DetikSumut.com, (Sabtu, 20-12-2025)
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, IPTU Agus Purnomo menyebutkan pihaknya sudah mengamankan pelaku. Peristiwa itu terjadi pada 30 November 2025 yang lalu. Polisi menyebut pelaku ditangkap di hari yang sama saat membunuh ayah kandungnya. Pelaku merupakan seorang mahasiswa di kampus tempat ayahnya mengajar.
Awalnya korban terlihat cekcok hingga berujung terjadinya KDRT terhadap istrinya. Pelaku menyaksikan hal tersebut dan tersulut emosi dan langsung menganiaya korban dengan sajam.
Pelaku mengambil pisau dari dapur dan melakukan penusukan berkali-kali hingga ayahnya tewas. Korban mengalami luka tusukan lebih dari 7 di bagian dada punggung dan perut ujar Agus. Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan pelaku mengatakan kerap mendapatkan penganiayaan dari korban.
Peristiwa ini sangat meresahkan. Alih-alih berkurang justru permasalahan masyarakat kian hari kian bertambah. Dimulai dari fakta anak membunuh ibu kandung, ibu kandung membunuh anak, dan berbagai rentetan permasalahan yang terus terjadi. munculnya masalah ini merupakan peringatan keras bagi kita mengingat sangat parahnya kerusakan akhlak anak bangsa dan remaja saat ini.
Semua kejadian ini memberikan pesan yang sangat penting tentang hancurnya keutuhan struktur keluarga seharusnya rumah adalah tempat ternyaman bagi anggota keluarga justru anak kehilangan sosok orang tua dalam membentuk visi dan misi keluarga dalam membentuk generasi yang memiliki kepribadian lslam.
Sebagai orang tua sudah selayaknya memberikan contoh yang baik buat anak-anaknya karena keluarga saat ini menjadi benteng terakhir bagi generasi dan kaum muslim di tengah kehidupan masyarakat dalam sistem kehidupan sekuler liberal yang setiap saat menghasilkan kerusakan.
Sang anak sejatinya bukan hanya disebut sebagai pelaku kejahatan melainkan ia adalah korban dari kegagalan struktur keluarga. Ayah yang seharusnya menjadi sosok teladan dan memberikan kasih sayang justru menjadi sumber tekanan, kesedihan dan penyebab luka yang sangat mendalam dan menjadi salah satu sebab munculnya emosi yang tak terkendali hingga menghilangkan nyawa yang dianggap mampu menyelesaikan masalah yang ada. Hal ini tentu berkaitan antara satu dan lainnya yaitu penerapan sistem saat ini yang jauh dari nilai-nilai Islam.
Rasulullah Muhammad saw. diutus ke dunia ini membawa risalah Islam yang sempurna dan rahmat bagi seluruh alam. Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Qur'an:
"Dan Kami (Allah) tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam." (QS. Al-Anbiya: 107)
Islam sebagai problem solving di tengah umat yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia yaitu mengatur hubungan kepada Allah seperti ibadah, mengatur terhadap diri sendiri seperti makanan, minuman, pakaian dan mengatur hubungan dengan sesama manusia seperti aspek pendidikan, kesehatan dan lain-lain.
Islam akan mendorong manusia untuk menjalankan perannya masing-masing dan akan mengembalikan struktur keluarga yang harmonis. Dengan landasan iman/akidah yang kuat setiap orang akan memperhitungkan langkah yang hendak ia lakukan karena ia memahami segala hal yang akan ia lakukan akan mendapatkan balasan apakah berupa pahala atau dosa.
Tentu hal itu akan bisa berjalan ketika adanya tiga pilar yaitu adanya ketakwaan individu, kontrol masyarakat, dan negara yang menjalankan aturan sesuai dengan lslam. Ketika sudah memiliki pemikiran yang kuat seperti ini maka akan tercipta masyarakat yang khas.
Karena pemikiran tersebut akan mempengaruhi tingkah laku masyarakat yaitu masyarakat yang memiliki pemikiran, perasaan, aturan yang satu yaitu Islam dan hal tersebut akan terwujud dengan adanya Daulah Khil4fah Islamiah. Wallahualam bissawab. [Luth/MKC]
Ariyanti Husna


