Alt Title

Agar Saum Kita Berbekas dan Berkelas

Agar Saum Kita Berbekas dan Berkelas

 


Inilah yang disebut dengan saum berbekas dan berkelas

Manakala mampu mengubah dari pribadi biasa menjadi luar biasa, yakni pribadi takwa

______________________________


Penulis Ummu Bagja Mekalhaq 

Kontributor Media Kuntum Cahaya 


KUNTUMCAHAYA.com, NAFSIYAH - Saum Ramadan yang dilaksanakan serentak pada tanggal satu Ramadan oleh kaum muslim di seluruh dunia, hendaklah berdampak terhadap kepribadian seseorang. 


Untuk itu, agar saum kita  berdampak, maka  beberapa persiapan yang harus dilakukan, di antaranya:


Pertama, persiapkan keimanan selama sebelas bulan penuh. Artinya keimanan kita akan sangat berkualitas pada bulan ramadan. Manakala 11 bulan penuh, sudah terbiasa melakukan amalan saleh dengan ringan, tanpa beban tanpa paksaan. Karena keimanan itu bisa dilihat sejauh mana semangatnya dalam menghadapi hidup di berbagai situasi dan kondisi. 


Kedua, luruskan niat ikhlas saum berharap rida Allah Ta'ala saja.


Ketiga, langitkan doa agar kita dimampukan saum sebulan penuh dengan fisik prima, mental kuat dalam kondisi aman.


Keempat, tingkatkan kualitas ghirah tafakkuh fiddin memperdalam ilmu agama Islam. Agar semua ibadah ada dalil yang kuat berasal dari Al-Qur'an dan Sunnah. 


Kelima, bersihkan hati, jika hati kotor sulit untuk menerima kebenaran. Karena dari hati yang bersih kita mendapatkan ketenangan lahir dan batin. Dari hati yang bersih kita mendapatkan kebahagiaan saat menjalankan berbagai kewajiban, termasuk kewajiban saum yang akan dilaksanakan.


Dari hati yang bersih bisa nyaman di berbagai situasi dan kondisi. Maka seseorang yang memiliki hati bersih memberi rasa nyaman kepada orang di sekitarnya. Sebaliknya, hati kotor akan tidak nyaman bagi dirinya, apalagi bagi orang sekitarnya. 


Keenam, pastikan terlebih dahulu kita sudah saling memaafkan sesama teman, sahabat, kerabat sebelum saum dilaksanakan. Agar hati plong tidak ada dosa dan kesalahan di antara sesama.


Ketujuh, tidak kalah pentingnya perbanyak bekal makanan bahan pokok harian, agar bisa sahur dan buka sesuai gizi seimbang plus rezeki halalan thayyiban.


Nah, ketika semua persiapan sudah yakin bisa dilakukan, maka saum kita akan khusyuk dan fokus sebulan penuh mampu dijalankan. Dan, saum pun akan berbekas kepada diri sendiri saat saumnya sesuai syariat, saum pun akan berbekas saat tahu ilmunya. 


Pada akhirnya saum mampu menjadikan pribadi yang bertakwa sesuai yang disebutkan dalam Al- Baqarah ayat 183. Tujuan saum untuk membentuk pribadi takwa. Pada akhirnya saat saum tuntas berbekal ilmu tadi, maka banyak kaum muslim yang berhasil menjadi pribadi takwa.


Inilah yang disebut dengan saum berbekas dan berkelas. Manakala mampu mengubah dari pribadi biasa menjadi luar biasa, yakni pribadi takwa. Wallahualam bissawab. [SJ


Majalaya, 8 Maret 2024