Alt Title

Ingatlah Wahai yang Berbuat Kerusakan

Ingatlah Wahai yang Berbuat Kerusakan

Ingatlah, sesungguhnya merekalah berbuat kerusakan
Tetapi sayang mereka tidak menyadari
Cukup susah kalau salah tidak merasa salah
Cukup prihatin kalau telah membuat luka tapi tak berdarah

______________________________


Penulis Hanif Kristianto

Sastrawan Politik dan Analis Berita



KUNTUMCAHAYA.com, PUISI - Ingatlah dan terus ingat

Maknailah dan terus bermakna

Pahamilah dan terus pahami

Saksikanlah dan terus saksikan


Ingatlah, sesungguhnya merekalah berbuat kerusakan

Tetapi sayang mereka tidak menyadari

Cukup susah kalau salah tidak merasa salah

Cukup prihatin kalau telah membuat luka tapi tak berdarah


Kesadaran menjadi branded mahal di zaman penuh fitnah

Manusia lebih menuhankan selera tanpa bertopang pada syariat

Menahan diri dari jumawa dan bak pahlawan kesiangan

Manusia lupa esensi kalau dirinya lemah penuh kepapaan


Keanehan dan keajaiban terjadi di zaman milenial

Kajian Islam dimata-matai tapi tak ikutan ngaji

Pembahasan ilmiah dan alamiah dituduh bertentangan konstitusi

Merasa benar sendiri seolah dunia milik pribadi


Aneh bin nyata kemaksiatan di depan mata didiamkan saja

Kejahatan merajalela malah suka adu domba dan mengambinghitamkan

Politik negeri yang kotor dan tak terkendali dibiarkan dikuasai oligarki

Malah diri sibuk mencari esensi viral biar dicap tidak radikal


Ingatlah wahai yang berbuat kerusakan

Sadarilah itu perbuatan kejahatan

Amar makruf itu nahi mungkar

Bukan amar makruf yang nyambi mungkar


Tidakkah peringatan Allah telah merasuk ke lipatan telinga

Hingga manusia harus sadar bahwa dirinya hamba

Ajaran dan syariat Islam itu mulia

Bukankah kalau mati tubuh ini ingin diselimuti kalimat Laa Ilaha Illallah?


(2: 12) []


#puisi #puisihanifk #sastra #sastraindonesia #alquran #kemunafikan #kamuflase