Alt Title

KEWAJIBAN MUSLIM MENGKAJI ISLAM

KEWAJIBAN MUSLIM MENGKAJI ISLAM


Ketaatan Muslim dalam menjalankan perintah Allah untuk mencari ilmu merupakan keterikatannya dengan hukum-hukum-Nya


Dirinya mengetahui bahwa sesuatu yang wajib dikerjakan jika ditinggalkan maka ia berdosa


Penulis Silmi Safirah

Kontributor Media Kuntum Cahaya & Generasi Penerus Dakwah


KUNTUMCAHAYA.com-Umat Muslim tidak hanya diwajibkan mendirikan shalat, melaksanakan puasa atau membayar zakat bagi yang mampu. Selain itu Muslim juga diwajibkan untuk menuntut ilmu. Para ulama sepakat terkait kewajiban seorang Muslim mencari ilmu agama. Karena ada hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Mencari ilmu itu wajib atas setiap Muslim."


Ketaatan Muslim dalam menjalankan perintah mencari ilmu merupakan keterikatannya dengan hukum-hukum Allah. Dia mengetahui bahwa sesuatu yang wajib dikerjakan jika ditinggalkan maka ia berdosa.


Sebab itu juga setiap umat Islam mesti mengetahui hukum-hukum syariat atas setiap yang dilakukannya. Yakni bersifat wajib, sunah, mubah, makruh atau haram. Perbuatan setiap manusia di dunia akan dihisab dan dibalas di akhirat nanti oleh Allah Swt..


Itulah alasan wajibnya Muslim dalam mencari ilmu khususnya agama. Bahkan saking mulianya mencari ilmu agama, Allah akan berikan kebaikan ketika seorang Muslim paham agama (Islam).  Rasulullah saw. bersabda: "Siapa saja yang dikehendaki oleh Allah kebaikan, Dia akan memberikan kepada dirinya paham agama." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)


Seseorang agar bisa paham mengenai ilmu agama tentunya mesti belajar. Salah satu cara mendapatkan ilmu yaitu dengan bertanya kepada para ulama yang lebih paham. Bisa ditemukan di majelis-majelis ilmu, di sanalah tempat menimba ilmu. 


Maksud dari majelis-majelis ilmu, bukan hanya sebagai lembaga pendidikan formal seperti sekolah ataupun tempat kursus/les. Adapun untuk para orangtua, khususnya para ibu sebagai pendidik generasi, mereka bisa menimba ilmu dengan menghadiri pengajian-pengajian di mesjid.


Menuntut ilmu agama sangat penting untuk menjalani kehidupan. Karena jika hidup tanpa ilmu agama kita akan terjerumus pada kemaksiatan. Kita tidak akan tahu bagaimana hukum syariat dari segala perbuatan apabila tidak mencari ilmu. Seperti yang kita ketahui, banyak pemimpin yang tidak bertanggungjawab dalam membuat kebijakan. Itu akibat dari kurangnya pemahaman ilmu agama Islam. 


Tidak hanya itu, dalam bermasyarakat pun umat jika tidak didasari dengan ilmu agama (Islam), banyak perilaku yang menyimpang. Contohnya pergaulan bebas antara laki-laki dan perempuan, perselingkuhan dalam rumah tangga, KDRT, kenakalan remaja, dan sebagainya.


Maka demikianlah bahwa ilmu agama sangatlah berpengaruh dalam kehidupan. Namun akibat sistem Kapitalisme sekuler yang dianut saat ini telah menjauhkan agama dari kehidupan. Umat Muslim yang menghadiri kajian malah justru dinyinyiri. Misalnya beberapa waktu lalu mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri melontarkan perkataan yang menyinggung hati para ibu-ibu pengajian. Awalnya hanya membahas masalah stunting pada anak, tetapi malah melanjutkannya dengan mengkritik ibu-ibu pengajian. (mediaonline[dot]or[dot]id, 19/2/23)


Kemuliaan Ahli Ilmu dan Majelis Ilmu


Mencari ilmu merupakan kegiatan yang dimuliakan Allah. Allah mengangkat derajat seseorang yang telah menjadi ahli ilmu dengan usahanya dalam mencari ilmu. Dalam Al-Qur'an Surah Al-Mujadalah ayat 11 Allah Swt. berfirman: "Allah mengangkat orang-orang yang beriman dan mereka yang diberi ilmu beberapa derajat."


Orang yang memiliki rasa takut yang besar kepada Allah adalah para ahli ilmu. Allah berfirman: "Sesungguhnya yang memiliki rasa takut kepada Allah itu hanyalah para ulama." (QS. Fathir: 28)


Selain kemuliaan ahli ilmu, demikian juga kemuliaan majelis ilmu. Oleh sebab itu sangat banyak kemuliaan menghadiri majelis-majelis ilmu dengan tujuan mencari pengetahuan mengenai ilmu agama (Islam). Karena pada dasarnya Rasulullah pun bersabda "Tidaklah seorang ke luar rumah untuk mencari ilmu kecuali para malaikat membentangkan sayap-sayap mereka karena ridha atas apa yang dilakukan oleh para pencari ilmu." (HR. Ibnu Majah dan Ahmad)


Muslimah Harus Mengkaji Islam


Muslimah sangat penting  untuk mendalami ilmu agama. Karena peran utama seorang wanita atau ibu adalah melahirkan generasi yang saleh dan salehah. Seoramg wanita tidak cukup berbekalkan ilmu duniawi saja, melainkan juga harus berbekalkan ilmu agama (Islam). Anak bukan hanya sukses di dunia tetapi selamat juga di akhirat.


Untuk mencetak anak yang seperti itu, tentu saja seorang ibu mesti belajar agama. Bagaimana jadinya jika seorang ibu yang berperan sebagai sekolah pertama untuk anaknya tetapi minim ilmu agama? Dia hanya bisa menciptakan generasi yang sekuler, jauh dari rida Allah. 


Oleh sebab itu seorang Muslimah seharusnya memiliki semangat yang tinggi dalam mengkaji ilmu agama. Agar dapat menciptakan generasi unggul yang bisa melaksanakan segala perintah Allah dan memahami Islam secara kafah. Generasi seperti itu akan tumbuh dengan didikan seorang ibu yang cerdas dan sistem yang mendukungnya. Yakni dengan menerapkan sistem Islam kafah. Wallahu a'lam bi ash-shawwab.