Alt Title

Tips Salat Khusyuk

Tips Salat Khusyuk

Dunia tempat bersedih dan ternyata akhirat adalah tempat bersenang-senang, bagi yang punya amal

Itulah caranya untuk khusyuk

___________________________________


Bersama Ustaz Felix Siauw



KUNTUMCAHAYA.com, TSAQAFAH - Ustaz Felix Siauw dalam channel youtubenya, beliau menjelaskan tips agar salat kita khusyuk. Allah Swt. mengatakan khusyuk adalah “alladzina yazunnunahum ilaihi rojiun" itu artinya khusyuk. 


"Kapan Ramadan saya yang paling berkesan ketika saya mau hampir mati dan itulah salat subuh yang paling berkesan. Saat itu saya mau mengisi salat subuh, dari Jakarta ke Bintaro dan saya mengalami kecelakaan di jalan tol," ujarnya. 


"Pada saat kecelakaan saya tidak memikirkan tentang barang-barang yang berceceran di mobil seperti uang dan laptop, mobil ringsek dan lain-lain. Saat itu yang saya pikirkan adalah belum melakukan salat subuh, dan itulah salat subuh yang paling berarti dalam hidup saya karena hampir mati," tambahnya. 


Maka benar kata Allah Swt. “Ada orang-orang yang mereka berprasangka kuat benar-benar yakin bahwasanya mereka akan berjumpa dengan Allah Swt. mereka itu akan kembali kepada Allah..”


Ustaz juga menjelaskan bahwa ia sering buka gambar pada tahun 2009, ada satu gambar terkenal mujahid di Palestina yang mereka salat sambil senjata-senjatanya ditaruh di situ. Padahal mereka sedang melawan tentara Israel, sedangkan senjata yang dimiliki tentara Israel pastinya lebih bagus dari pada orang Palestina yang tadi sedang mengerjakan salat.


Secara matematika, mereka tidak mungkin menang dan mereka salat sebelum jihad. Ustaz juga bertanya pada orang-orang yang melihat gambar tersebut, kira-kita salatnya khusyuk atau tidak, saya yakin bahwa salatnya pasti khusyuk karena mereka yakin akan mati.


Selain itu Ustaz juga memberikan contoh yang lain, bahwa Rasulullah pernah bilang pada suatu waktu besok perang. Yang jadi panglima adalah Zaid bin Haritsah. Kalau Zaid wafat maka diganti dengan Ja'far bin Abu Thalib. Kalau Ja'far wafat diganti dengan Abdullah bin Rawahah. Kalau Abdullah wafat ganti yang lain kalian yang pilih.


Berarti orang yang tiga ini sudah pasti akan wafat karena perkataan Rasulullah tidak akan bohong, dan Ustaz bertanya, bagaimana kira-kira kalau anda menjadi Zaid yang besok akan mati? Apakah malam anda bisa tidur? Apakah salat anda akan khusyuk?


Beliau juga berkata, sebelum kakaknya masuk Islam beliau tidak pernah bisa memaafkannya. Kapan ia bisa memaafkannya, di mimpi saat ia yakin mau mati, semua orang ia maafkan. Ustaz juga cerita, barusan malam ada Mei-Mei orang cina. Dia membagikan uang di rumah sakit, dilempar-lempar karena dia divonis oleh dokter mengidap penyakit kanker dan akan mati pekan depan menurut ilmu kedokteran. 


Mei-Mei tersebut minta dokter untuk menyelamatkannya, tetapi dokter tidak bisa. Dia bilang percuma banyak uang tetapi tidak bisa membeli hidup. Artinya apa? Kalau anda yakin mau mati, anda pasti akan fokus betul pada akhirat.


Maka Allah katakan siapa orang-orang khusyuk, kunci khusyuk adalah anda yakin bertemu Allah dan anda akan kembali kepada-Nya. Makanya sebelum salat, anda disuruh membayangkan dulu bagaimana kalau ini salat yang terakhir.


Ustaz juga berkata kapan ia paling baik sama keluarga. Istrinya juga sudah hafal kalau ia paling baik waktu ia mau pergi ke luar kota. Kenapa karena ketika ia pergi ke luar kota, maka bertambah keyakinan, bahwa jangan-jangan saya akan mati di jalan. Maksudnya, kalau di rumah ustaz enggak yakin mati, mati cuman kan itu di rumah.


Ustaz juga bertanya lagi, zaman dulu kalau mau pergi ke haji sebelum ada internet, telepon dan apa pun metode komunikasi. Kaya apa orang mau pergi haji dan anda tahu walimatus safar itu tujuannya untuk apa? Melepas orang, seolah-olah orang tersebut itu tidak akan kembali lagi setelah safar.


"Minimal mereka pergi beberapa bulan naik kapal, artinya orang zaman dulu lebih khusyuk  karena tidak ada handphone. Kita sekarang ada handphone jadi hidup kaya masih panjang, makanya kata Rasulullah saw., sebaiknya kata rasul jauhkan diri kalian daripada thulul amal (amal berangan-angan panjang) seolah-olah akan hidup lama karena, kalau anda merasa hidup lama anda pasti menunda ibadah," ungkapnya. 


Siapa yang menunda ibadah salat, yang salat zuhur dan yakin asar mereka masih ada, dan bisa ada waktu sampai asar makanya mereka menunda salatnya. Coba kalau dia merasa tidak ada waktu, pasti mereka akan salat yang khusyuk.


Maka Ustaz menyampaikan bahwa khusyuk adalah keyakinan akan kembali kepada Allah. Maka yang lebih banyak khusyuk itu orang tua atau muda? Kenapa yang tua lebih khusyuk? Karena yakin mau mati. Makanya penting perasaan mau mati sebentar lagi.


Ustaz juga mengatakan bahwa Ustaz Fatih Karim itu mempunyai kain kafan di lemarinya, artinya setiap kali ia membuka lemari dan melihat kain kafan, pasti akan selalu ingat mati. Zikrul maut itu penting karena banyak menghalangi orang dari perbuatan maksiat. Zikrul maut mengingat mati maka sering-sering ingat mati. Kalau kita sering ingat mati, tidak akan lagi ingat pekerjaan, kita akan fokus pada sesuatu yang benar-benar penting.


Ustaz juga memberikan contoh. Misal kalau beliau besok mau mati apa yang akan saya lakukan? Yang pasti beliau akan banyak berbicara dengan istri dan anak. Tidak akan berpikir kalau akan berbicara dengan haters, update status karena yang dia prioritaskan adalah hal-hal yang penting saja. Dan yang paling penting adalah salat, punya uang sedekahkan karena harta tidak akan dibawa mati. 


"Tetapi bagaimana nanti masih ada istri, dia bisa cari sendiri. Sekarang bagaimana caranya saya harus egois terhadap diri saya sendiri karena mau mati, egois terhadap pahala. Karena rezeki itu yang kita pakai atau yang kita sedekahin itulah rezeki kita, maka belum tentu rezeki yang kita tinggalkan menjadi rezeki kita. Bisa jadi rezeki yang kita tinggalkan akan menjadi fitnah kalau tidak dimanfaatkan dalam kebaikan," bebernya. 


Jadi menurut Ustaz yang penting itu bukan fisik, tetapi bagaimana cara menyiapkan nonfisik seperti salat dengan khusyuk. Coba bagaimana menghadirkan seolah-olah kita itu akan mati, yang pertama sering-sering pergi ke kuburan, melihat orang-orang yang dikubur.

"Kalau ada orang meninggal datang takziah, perhatikan dan duduk mendengarkan omongan orang-orang yang ada di situ. Ga nyangka ya Allah, masih muda gak sakit atau tiba-tiba mati sementara ada orang tua gak mati-mati. Itulah pengingat mati yang ampuh," lanjutnya. 


Ustaz mengungkapkan, bahwa Rasulullah pernah mengatakan “Mati itu punya 100 sebab dan setiap orang akan dikelilingi 100 sebab kematian”. Usia muda dapat 99 sebab dan yang tua 1 sebab, sebab tua sedangkan yang muda bisa bermacam-macam sebab seperti tertabrak busway, sambar petir dan lain-lain. Untuk berbicara tentang kematian tidak ada istilah pamali, justru gara-gara pamali, jadi maksiat jalan terus. Maka dari itu, kematian harus selalu dibicarakan. 


Ustaz menceritakan, ada sahabat yang dirumahnya itu terdapat liang lahat. Sahabat itu berkata "Wahai diriku coba bayangin kalau kamu sudah di situ. Cuma bisa baring menghadap ke kanan dan enggak bisa gerak-gerak," katanya.


Imam Ahmad Bin Hanbal pernah berkata, "Istirahatku nanti kalau kakiku sudah menginjak ke surga. Di surga banyak waktu untuk istirahat, dikubur kita akan tidur terus. Di dunia ini saatnya berletih-letih, bercape-cape saatnya beraktivitas karena kalau nanti kita sudah mati, pasti akan tidur terus." 


Ustaz juga menambahkan, jadi khusyuk itu sering-sering ke kuburan duduk di situ, jangan main domino saja, tetapi yang paling bagus itu lihat ada keluarganya berbicara tentang apa. Awalnya ramai kemudian teman-temannya pulang duluan, lalu anak saya disuruh pulang, tinggal istri paling sampai sore. Soalnya enggak mungkin istri saya di situ terus. Itu artinya kita akan sendiri tidak akan ditemani oleh manusia. 


Menurut Allah yang akan menemani adalah amal-amalnya. Maka salatnya akan menjadi cahaya, sedekahnya akan jadi lampu, diluaskan kuburnya. Pagi-pagi diperlihatkan surga, malem dan sore juga diperlihatkan surga, diberi rezeki oleh Allah, diberi makan. 


Jangan sangka orang saleh yang sudah mati akan terputus rezekinya. Kata Rasulullah mereka yang meninggal dalam keadaan saleh dan salihah setiap hari akan melihat keluargannya. Mereka berkata "Kasian ya kalian di dunia masih mengalami lapar, takut, sedih. Kita nih di sini udah enak banget. Makanya kalian cepat-cepat kemari." 

Dunia tempat bersedih dan ternyata akhirat adalah tempat bersenang-senang, bagi yang punya amal. Itulah caranya untuk khusyuk. Wallahualam bissawab. [Rosita]