Alt Title

Hutan Indonesia Terancam Deforestasi

Hutan Indonesia Terancam Deforestasi

Deforestasi adalah perubahan secara permanen yang terjadi pada hutan karena disebabkan oleh tangan manusia

Seperti kebakaran hutan, penebangan hutan, fungsi hutan yang diubah menjadi perumahan, mall, tempat wisata dan lain sebagainya

___________________________________



KUNTUMCAHAYA.com, SURAT PEMBACA - Indonesia kaya akan sumber daya alam, salah satunya adalah hutan. Di beberapa wilayah hampir sebagiannya hutan. Tetapi, saat ini hutan tidak difungsikan sebagaimana mestinya.


Beberapa kejadian seperti kebakaran hutan, hutan yang ditebang ternyata menimbulkan dampak yang sangat meresahkan bagi masyarakat khususnya di daerah yang memang tinggal di dekat hutan.


Berdasarkan data Badan Informasi Geospasial (BIG), luas hutan Indonesia pada 2022 mencapai 102,53 juta hektare (ha). Angka itu berkurang sekitar 1,33 juta ha atau turun 0,7% dibanding 2018. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporan Sistem Terintegrasi Neraca Lingkungan dan Ekonomi Indonesia 2018-2022, luas hutan berkurang karena berbagai faktor, seperti peristiwa alam, penebangan hutan, dan reklasifikasi area hutan. Tetapi, pemerintah sudah berkomitmen untuk mengurangi laju pengurangan hutan atau deforestasi. (databoks.katadata.co.id, 29/12/2023)


Dalam dua dekade terakhir ternyata Indonesia menjadi salah satu negara yang kehilangan hutan primer tropis. Hal ini tercatat dalam laporan Global Forest Review dari World Resources Institute (WRI). WRI menjelaskan bahwa hutan primer tropis sebagai hutan berusia tua yang memiliki cadangan karbon besar dan kaya akan keragaman hayati. Dengan kehilangan ini tentu mengakibatkan deforestasi. (databoks.katadata.co.id, 19/01/2024)


Deforestasi adalah perubahan secara permanen yang terjadi pada hutan karena disebabkan oleh tangan manusia. Seperti kebakaran hutan, penebangan hutan, fungsi hutan yang diubah menjadi perumahan, mall, tempat wisata dan lain sebagainya.


Adapun dampak yang diakibatkan dari deforestasi ini adalah bencana alam, punahnya flora serta fauna, terganggunya siklus air, juga timbulnya pemanasan global. Mengingat, hutan sebagai paru-paru dunia. Tentu, memiliki peran penting untuk kehidupan yang berada di sekitarnya.


Hal ini terjadi karena sistem yang digunakan adalah liberalisme. Artinya, para elite korporasi yang memiliki kekuasaan bebas untuk mengubah hutan menjadi apa yang mereka inginkan. Tidak memikirkan bagaimana dampak jika hutan tersebut tidak sesuai dengan fungsinya. Dan yang benar-benar merasakan dampaknya adalah masyarakat yang memang tinggal di wilayah tersebut seperti banjir, tanah longsor dan bencana alam lainnya.


Padahal, dalam Islam hutan bukanlah milik individu atau swasta. Melainkan, milik negara. Tentu, pengelolaannya harus sesuai dengan syariat Islam. Karena, hanya dengan Islam hutan dikelola dengan baik dan sesuai fungsinya. Wallahualam bissawab. [SJ] 


Dara Millati Hanifah, S.Pd.

Pengamat Pendidikan