Alt Title

Pelajar yang Tak Terpelajar

Pelajar yang Tak Terpelajar

 


Maka penting bagi generasi muda untuk mengubah mindset belajar

 Makna belajar yang dalam Islam diartikan dengan sebuah pemahaman bahwa mencari ilmu bagian dari tuntunan syarak

______________________________


Penulis Hany Handayani, S.P 

Kontributor Media Kuntum Cahaya dan Penulis Muslimah


KUNTUMCAHAYA.com, OPINI - Memasuki tahun ajaran baru kemarin, para pelajar menyambut antusias untuk sekolah kembali. Beragam persiapan pun dilakukan, baik oleh orang tua maupun pelajar itu sendiri. Mulai dari persiapan fisik, mental serta perlengkapan dan peralatan sekolah semua disiapkan secara tertata.


Semangat para pelajar ini kelak akan menjadi sebuah energi positif dalam mencari ilmu guna kehidupan mendatang yang lebih baik. Bahkan sebuah negara yang maju pun tak luput dari kondisi pelajarnya yang terdidik. Sebab pintar saja tak cukup bagi pelajar jika mereka ingin berkembang menjadi seorang pribadi yang beradab. 


Tak sedikit pelajar yang cakap dan pintar justru sikapnya jauh dari kata baik dan terpelajar. Dilihat dari sisi nilai di atas kertas mungkin bagus dan membanggakan namun kenyataannya dalam keseharian justru tak memberikan pengaruh positif.


Berapa banyak kita lihat di sekitar bahwa sering terjadi tawuran antar pelajar. Para pelajar membawa beragam senjata tajam hingga menimbulkan korban melayang sia-sia. Usia muda mereka di isi dengan aktivitas yang justru memudaratkan diri mereka sendiri.


Demi mencapai eksistensi sebagai manusia yang baru tumbuh harus mengorbankan jiwa dari kalangan mereka sendiri. Seperti kasus tawuran yang ada akhir-akhir ini, nampak seorang pelajar yang masih berseragam sekolah terluka parah usai terkena sabetan senjata tajam dalam aksi tawuran di wilayah Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Dikutip dari Tangerangnews[dot]com (23/07/23)


Dari rumah mereka berniat untuk belajar, menimba ilmu di sekolah, guna bekal mereka kelak ketika dewasa. Namun yang terjadi justru nyawa mereka hilang oleh sebab sepele. Pupus semua harapan kedua orang tua kepada buah hatinya yang menjadi korban tawuran.


Maka dari itu Islam sangat perhatian terhadap pendidikan. Pendidikan yang tak melulu berfokus pada nilai di atas kertas, merupakan pembeda antara sistem pendidikan saat ini yang jauh dari aturan Islam. Islam memahamkan mesti ada efek dari sisi perubahan berpikir dan sikap ke arah sikap dan tingkah laku. Bukan sekadar nilai tinggi di atas kertas saat ujian nasional.


Maka penting bagi generasi muda untuk mengubah mindset belajar. Makna belajar yang dalam Islam diartikan dengan sebuah pemahaman bahwa mencari ilmu bagian dari tuntunan syarak. Mencari ilmu bukan diartikan untuk mencari nilai tinggi, mencari ilmu bukan juga diartikan dengan seringnya belajar guna mendapatkan ilmu yang banyak namun tak ada implementasi dalam kehidupan sehari-hari. Sama sekali bukan yang demikian.


Sebab jika para pelajar hanya memfokuskan diri pada hasil maka yang terjadi bukan mencari ilmu melainkan hanya sekadar mencari nilai tinggi, pencapaian serta pengakuan sekitar semata. Alangkah sempit sekali makna belajar, jika banyak pelajar muslim hanya memiliki pemahaman yang demikian maka wajar mereka lebih berlomba mencapai nilai tinggi di kelas.


Perubahan mindset pada pelajar ini pun tak bisa diubah jika tak ada yang mampu untuk mengakomodirnya. Siapa lagi yang layak mengakomodir itu semua, jika bukan dari pemerintah yang memiliki kuasa dalam menentukan kebijakan. Maka andil pemerintah cukup besar dalam perubahan para pelajar saat ini agar mereka benar-benar menjadi sosok yang terpelajar bukan justru jadi kurang ajar.


Semoga ini jadi salah satu masukan bagi pemegang kebijakan agar mampu mengubah konsep belajar bagi pelajar. Sebab bagaimana negara mampu menghasilkan pelajar terpelajar jika masih menggunakan sistem yang tak terpelajar.


Wallahualam bissawab. [SJ]